WAY KANAN – Langkah strategis diambil oleh Institut Al-Ma’arif Way Kanan dalam mendukung program pembangunan nasional. Bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) kampus setempat, Institut Al-Ma’arif Way Kanan resmi menjalin kerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Way Kanan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sekaligus Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 pada Kamis, 21 Mei 2026.
Penandatanganan MoU
Acara yang dipandu oleh dosen ILMAWA, Nurfaizah, M.Pd., dan Hyang Kinasih Gusti, M.H., ini dihadiri langsung oleh pimpinan tertinggi kedua lembaga. Tampak hadir Ketua Yayasan Al-Ma’arif Baradatu Ibu Fatimah Aristiati, M.Si., Rektor Institut Al-Ma’arif Bapak Wakidi, S.Pd.I., M.M.Pd., Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Muhamad, M.Pd.I., Dekan Fakultas Syariah Saipudin, S.Sy., M.M., M.H., Sekretaris LPM Dody Pratama, M.H., serta jajaran ketua program studi.Sementara dari pihak BPS Kabupaten Way Kanan, hadir Kepala BPS Erika Santi, S.T., M.Si., Statistisi Ahli Madya Lusi Oktari, beserta jajaran Ketua Tim di lingkungan BPS Way Kanan.Sinergi Tri Dharma dan Akurasi Data Nasional.
Dalam sambutannya, Rektor Institut Al-Ma’arif Way Kanan, Bapak Wakidi, M.M.Pd., menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan momentum penting dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.”Kami siap mendukung penuh agenda nasional Sensus Ekonomi 2026. Kerja sama ini membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk belajar langsung di lapangan melalui program riset bersama maupun menjadi agen statistik. Kami berharap sinergi ini melahirkan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat Way Kanan,” ujar Rektor Ilmawa
Gayung bersambut, Kepala BPS Kabupaten Way Kanan, Ibu Erika Santi, M.Si., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keterbukaan pihak kampus. Ia menekankan bahwa keterlibatan akademisi sangat krusial dalam menyukseskan pengumpulan data di lapangan.”Data yang akurat adalah fondasi utama pembangunan daerah. Melalui MoU ini, kami berharap dosen dan mahasiswa dapat menjadi mitra literasi statistik yang aktif membantu menyebarluaskan urgensi Sensus Ekonomi kepada masyarakat luas,” ungkap Ibu Erika Santi.
Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026
Setelah prosesi penandatanganan berkas kesepahaman selesai, acara dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 oleh tim dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Way Kanan yang disampaikan oleh Ibu Lusi Oktari. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara komprehensif mengenai tujuan, metodologi, tahapan pelaksanaan, serta urgensi Sensus Ekonomi Tahun 2026 sebagai instrumen strategis dalam menyediakan data ekonomi yang akurat, mutakhir, dan berkelanjutan.
Materi sosialisasi juga menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi, dalam mendukung keberhasilan sensus ekonomi sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah dan nasional. Selain itu, dijelaskan pula bahwa data hasil sensus akan menjadi landasan penting dalam memetakan potensi usaha, perkembangan sektor ekonomi, tingkat pertumbuhan UMKM, hingga kondisi ketenagakerjaan di berbagai wilayah.


Dalam sesi tersebut, Institut Al-Ma’arif Way Kanan dipandang memiliki posisi strategis sebagai mitra akademik yang dapat membantu meningkatkan literasi data, edukasi statistik, serta kesadaran masyarakat mengenai pentingnya validitas data ekonomi. Keterlibatan civitas akademika diharapkan mampu mendorong terciptanya budaya sadar data di lingkungan masyarakat dan generasi muda.
Melalui kemitraan yang kuat ini, Institut Al-Ma’arif Way Kanan dan BPS Kabupaten Way Kanan berkomitmen untuk terus berjalan beriringan dalam mendukung pembangunan daerah berbasis data yang valid, terukur, dan tepat sasaran. Kolaborasi ini juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan lembaga pemerintah guna menciptakan kebijakan pembangunan yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
#InstitutAlMaarifWayKanan
#BPSWayKanan
#SensusEkonomi2026
#MoUKerjasama
#WayKananMaju
#SadarData
