Way Kanan – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran, Institut Al-Ma’arif Way Kanan menggelar kegiatan pendampingan pengisian Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada 18 Februari 2026. Kegiatan ini diisi olehLembaga Penjaminan Mutu (LPM), Dody Pratama, S.H., M.H.
Kegiatan yang diikuti oleh para dosen baik Fakultas Syariah & Ekonomi Syariah dan Fakultas Tarbiyah ini berlangsung secara interaktif dengan fokus utama pada penyusunan RPS yang sesuai dengan prinsip OBE dan mengacu pada kurikulum setiap prodi yang telah dibuat dan berbasis OBE. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, baik dalam pemaparan materi maupun praktik langsung menggunakan perangkat masing-masing.
Dalam penyampaiannya, Dody Pratama menekankan pentingnya penyusunan RPS yang terstruktur dan selaras dengan capaian pembelajaran lulusan (CPL) serta capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK). Ia juga menjelaskan bahwa pendekatan OBE menuntut dosen untuk lebih fokus pada hasil pembelajaran yang terukur dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
“RPS bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi panduan utama dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, penyusunannya harus sistematis, terarah, dan berbasis pada capaian yang jelas,” ujarnya.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi praktik langsung di mana para dosen menyusun dan merevisi RPS masing-masing. Pendampingan secara intensif diberikan agar setiap peserta dapat memahami dan menerapkan konsep OBE secara tepat dalam perencanaan pembelajaran.
Suasana kegiatan berlangsung kondusif dan kolaboratif. Para dosen saling berdiskusi serta berbagi pengalaman dalam menyusun perangkat pembelajaran yang inovatif dan adaptif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Institut Al-Ma’arif Way Kanan dalam memperkuat sistem penjaminan mutu internal, khususnya dalam peningkatan kualitas pembelajaran di tingkat program studi. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan dosen mampu menghasilkan RPS yang tidak hanya sesuai standar, tetapi juga mampu meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar.
Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dosen dan penguatan implementasi kurikulum berbasis OBE di lingkungan kampus.
