ILMAWA, 22 Februari 2025 – Aula Kampus ILMAWA menjadi saksi penyelenggaraan Workshop Renstra yang berlangsung dengan penuh antusiasme. Acara ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr. Ruslan Abdul Ghofur, M.Si., yang merupakan Direktur Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, untuk membahas strategi perencanaan yang efektif dalam pengelolaan perguruan tinggi.
Workshop ini dibuka secara resmi oleh Rektor ILMAWA, Wakidi, S.Pd.I., M.Pd., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya perencanaan strategis (Renstra) sebagai pondasi utama dalam pengembangan institusi pendidikan tinggi. Beliau menyoroti bagaimana perencanaan yang matang dapat menentukan arah perkembangan kampus, meningkatkan kualitas akademik, serta memperkuat daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
“Kita harus memastikan bahwa setiap langkah yang kita ambil dalam pengelolaan kampus memiliki tujuan yang jelas dan terukur. Workshop ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih luas dalam menyusun strategi jangka panjang yang berorientasi pada kemajuan institusi,” ujar beliau dalam sambutannya.
Selain itu, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) ILMAWA, Ahmad Wahyudi, M.Pd., juga memberikan sambutan yang menekankan bahwa Renstra bukan sekadar dokumen formal, melainkan pedoman yang harus diimplementasikan secara nyata dalam setiap aspek akademik dan manajerial.
“Kami berharap, setelah mengikuti workshop ini, para peserta dapat memahami bagaimana menyusun Renstra yang tidak hanya berbasis dokumen, tetapi juga dapat diterapkan secara sistematis untuk meningkatkan mutu pendidikan di kampus ILMAWA,” ujar Ahmad Wahyudi.
Sebagai narasumber utama, Prof. Dr. Ruslan Abdul Ghofur, M.Si., memaparkan materi mendalam tentang pentingnya perencanaan strategis dalam dunia pendidikan tinggi. Beliau menjelaskan bahwa Renstra harus dirancang dengan mempertimbangkan visi dan misi institusi, analisis SWOT, serta tren global dalam dunia akademik.
“Setiap institusi pendidikan harus memiliki perencanaan strategis yang jelas, terukur, dan fleksibel terhadap perubahan zaman. Kita tidak bisa hanya berpatokan pada pola lama, tetapi harus mampu beradaptasi dengan dinamika global, terutama dalam menghadapi era digitalisasi dan tantangan Revolusi Industri 4.0,” papar Prof. Ruslan.

Dalam sesi diskusi, peserta yang terdiri dari para dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan mahasiswa diberikan kesempatan untuk berdialog langsung dengan narasumber. Berbagai pertanyaan kritis muncul, mulai dari strategi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, penguatan penelitian dan pengabdian masyarakat, hingga bagaimana mengelola sumber daya secara optimal untuk mendukung implementasi Renstra di lingkungan kampus.
Prof. Ruslan juga menekankan bahwa penyusunan Renstra harus berbasis pada data yang valid dan relevan. Menurutnya, pengambilan keputusan dalam institusi pendidikan harus mengacu pada indikator kinerja utama (IKU) yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan standar mutu akademik internasional.
“Kampus yang unggul bukan hanya yang memiliki fasilitas lengkap, tetapi juga yang memiliki visi yang jelas dan sistem manajemen yang baik. Oleh karena itu, Renstra harus menjadi acuan utama dalam setiap kebijakan kampus,” tegasnya.
Workshop ini berhasil memberikan wawasan yang komprehensif kepada para peserta mengenai urgensi dan implementasi Renstra di perguruan tinggi. Banyak peserta mengaku mendapatkan perspektif baru dan strategi praktis dalam menyusun perencanaan jangka panjang yang lebih efektif.
Di akhir acara, Rektor ILMAWA menyampaikan apresiasi kepada Prof. Dr. Ruslan Abdul Ghofur, M.Si., atas materi yang sangat bermanfaat dan inspiratif. Beliau juga berharap bahwa hasil dari workshop ini dapat segera diimplementasikan dalam kebijakan dan tata kelola kampus ILMAWA.
“Kami akan segera menindaklanjuti hasil workshop ini dengan langkah konkret dalam perumusan Renstra kampus agar dapat meningkatkan daya saing dan mutu akademik,” tutup Rektor.
Dengan suksesnya acara ini, diharapkan ILMAWA semakin siap menghadapi tantangan pendidikan tinggi ke depan dengan strategi yang lebih terstruktur dan berorientasi pada kemajuan.
